logo

Outbound Training

Outbound Training

outbound Training Bogor, Murah

Outbound Training Bogor Pesona Highland Camp – adalah kegiatan pengembangan sumber daya manusia dengan muatan yang lebih focus pada pengembangan personal diri. Outbound Training pada Pesona Highland menitikberatkan pada unsur muatan yang ingin dicapai dan menjadi tujuan utama diselenggarakannya kegiatan. Bentuk kegiatan ini, merupakan satu bentuk kegiatan yang dirancang untuk mencapai tujuan pelatihan/training dengan pola komunikasi, kebersamaan dan program yang menyenangkan. Seluruh kegiatan merupakan gabungan antara kegiatan di dalam ruang dan aktifitas di alam bebas (outdoor).

Tujuan Outbound Training

Pada dasarnya kegiatan outbound training merupakan pengembangan dari pengertian ‘Out of Boundaries’ pada bidang pendidikan, dalam hal ini terfocus pada pengembangan personal diri maupun pengembangan sumber daya manusia secara kelompok. Program Outbound Training sangat menekankan pada muatan yang ingin dicapai dalam penyelenggaraan program/kegiatan, yang menekankan pada  beberapa muatan nilai, yaitu antara lain :

  • Fun &Togetherness
  • Sense Of Belonging
  • Empathy
  • Leadership
  • Motivation
  • Communication
  • Teamwork
  • Personal Skill

Kegiatan ini sangat cocok untuk diterapkan pada semua kalangan. Peserta program ini akan terhanyut pada keseruan aktivitas dan kegiatan pada program ini. Disaat terhanyut dengan keseruan aktivitas, disaat itulah akan diselipkan beberapa insight dan tujuan serta muatan yang ingin dicapai selama diselenggarakannya program. Peserta kegiatan akan bersama-sama mengambil insight muatan dalam setiap aktivitas nya. Kegiatan Outbound training ini juga akan difasilitasi oleh trainer-trainer serta fasilitator yang siap membantu dan mengarahkan peserta untuk menemukan insight dan muatan tersebut.

outbound training

Bentuk Kegiatan

Training di Pesona Highland merupakan program kegiatan  petualangan di alam bebas menggunakan adventure journey, group dynamic, problem solving process dan generalizing sebagai metode pendekatan kegiatannya, dan difasilitasi penyelenggarananya, antara lain :

  1. Experiental learning ; belajar melalui pengalaman.
  2. Simulasi permainan yang melibatkan fisik emosional, intelektual, diskusi, refleksi dan implementasi.
  3. Learning by doing ; belajar dengan melakukan sesuatu untuk membangun kapasitas diri.

Proses kegiatan yang berbentuk tahapan-tahapan terstruktur tersebut akan bertambah tingkat kesulitan dan resikonya secara gradual, baik dari segi fisik maupun keterlibatan emosi para pesertanya. Perubahan tingkat resiko dan kesulitan yang diberikan dalam proses pelatihan, akan disesuaikan dengan kondisi peserta dan alam.

Metode Kegiatan

Bagian rangkaian kegiatan akan dibagi menjadi beberapa tahap perkembangan proses belajar, sebagai berikut :

Tahap 1. Breaking The Ice

Peserta akan mengalami proses adaptasi secara bersama-sama. Bentuk kegiatannya berupa permainan pengenalan diri untuk mencairkan suasana melalui cara interaktif yang menyenangkan dengan berbagai aktivitas yang melatih konsentrasi, kecermatan dan memfokuskan pikiran pada kegiatan.

Tahap 2. Group Dynamic

Peserta akan dibangun atau dikondisikan kohesivitas kelompoknya, dengan mengembangkan unsur-unsur rasa kebersamaan, keterbukaan dan rasa saling mempercayai satu dengan yang lain. Hal ini bertujuan agar para peserta dapat merasakan proses terbentuknya kelompok, pentingnya semangat kelompok dan rasa memiliki kelompok.

Tahap 3. Team Challenge

Pengujian Kelompok, dimana para peserta dalam bentuk kelompok, akan dihadapkan pada tantangan demi tantangan, dari pengalaman menghadapi tantangan tersebut, gagal atau sukses dalam mengatasi tantangan ini diharapkan kelompok dapat belajar dan mengetahui kelemahan dan kekuatan yang dimiliki kelompoknya. Baik secara kelompok maupun potensi individu anggota kelompok. Peserta juga akan ditantang untuk berkompetensi dengan kelompok lainnya. Hal ini akan melatih daya saing antar individu maupun kelompok. Diharapkan para peserta dapat belajar dan menyadari potensi yang dimiliki, mengenali dasar-dasar sikap diri, memotivasi diri dan orang lain serta memahami perubahan paradigma. Sehingga para peserta dapat memahami dasar-dasar kebutuhan organisasi dalam mencapai sasaran bersama (achievement) terutama pada tujuan utama diselenggarakannya kegiatan.

Tahap 4. Problem Solving

Tujuan dari kegiatan ini yakni mengakomodir peserta kedalam suasana belajar. Sehingga lambat laun para peserta dapat menyesuaikan diri terhadap lingkungan fisik maupun sosial, yang tidak biasa dihadapi sehari-hari. Dari aktifitas ini diharapkan para peserta memahami cara-cara bagaimana menarik pelajaran melalui proses “Experiential Learning” atau “Learning by doing. Pada tahap ini peserta akan dihadapkan pada aktifitas simulasi-simulasi tentang dinamika kelompok kecil, berbagai aktifitas simulasi kelompok ini bertujuan untuk memacu inisiatif, kreativitas dan motivasi peserta dalam mengahdapi dinamika kelompok untuk dapat membuat analisa dan keputusan. Adanya dinamika kelompok ini yang nanti pada akhirnya akan menjadi sebuah media belajar yang sangat efektif untuk semua orang dan  bagian dalam kegiatan ini untuk menemukan insight atau muatan positif serta tujuan kegiatan.

Tahap 4. Final Project

Sebuah simulasi  yang dilakukan oleh seluruh peserta pada akhir program untuk mengaktualisasikan sebuah kebersamaan.. Kegiatan akhir yang akan membantu peserta dalam membuat suatu rangkuman kegiatan agar peserta dapat menemukan nilai-nilai belajar yang dapat terinternalisasi sacara sadar akal dan sikap sebagai suatu kebiasaan positif  baik secara individu maupun kelompok.

 

 

Fun Outbound | Outbound Training | Professional Skill Training | War Simulation Games

Call :+62 877 7023 4445