logo

Konflik dalam Tim

Tim Building – Mengatasi Konflik Tim,

Konflik dalam Tim. Perselisihan memang hal manusiawi yang biasa terjadi. Perselisihan ini dapat terjadi dimana saja dan kapan saja. Terlebih lagi pada lingkungan organisasi, seperti komunitas, urusan kantor dan perkumpulan lainnya. Lingkungan kantor yang sarat dengan atmosfir persaingan mempunyai potensi yang sangat besar akan adanya konflik dalam tim.

Perbedaan karakter, ketidaksesuaian pendapat, dan penafsiran suatu ide yang seringkali berbeda, merupakan beberapa hal yang kerap menimbulkan konflik dilingkungan kantor. Jika konflik tersebut dibiarkan berlarut-larut tentunya akan merusak suasana kerja dan menghilangkan persaingan yang sehat.

Namun, bagaiamana jika dalam sebuah tim sudah tidak dapat dihindari sebuah konflik yang cukup serius? Anggaplah Anda pemimpin dalam tim tersebut, Bagaimana jika anggota tim Anda terlibat konflik tersebut? Membiarkan mereka menyelesaikan sendiri tentu bukan langkah tepat. Sebagai pimpinan dari sebuah tim, Anda tentu harus bertanggung jawab untuk menyelesaikan ketegangan dan konflik yang terjadi di antara mereka.

Berikut ini adalah tips bagi Anda untuk membantu mengatasi konflik dalam tim :

Akhiri pertengkaran

Hentikan percakapan terus menerus mengenai konflik tersebut, agar terhindar dari percakapan tegang yang sedang terjadi. Terangkan pada kedua belah pihak bahwa mereka harus menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan pertikaian ini. Tekankan pada mereka bahwa ‘perdebatan’ dan perbincangan yang berulang terus menerus tidak akan menyelesaikan masalah.

Dengarkan masalah mereka satu persatu

Mintalah pada mereka untuk menceritakan masalah mereka satu persatu.¬†Saat satu anggota mengemukakan masalahnya, yang lain harus mendengarkan dengan cermat agar tidak terjadi salah paham, dan dilarang menyela satu sama lain. Setelah masing-masing pihak mengeluarkan ‘suara’, carilah kesesuaian atau kesepakatan, hingga tercapai kesamaan tujuan.

Putuskan apa masalahnya

Setelah masing-masing pihak mengungkapkan penjelasan, tanyakan apa yang diinginkan oleh masing-masing pihak. Mintalah pada mereka satu persatu, solusi apa yang mereka inginkan atas masalah atau konflik tersebut dari masing masing sudut pandang yang terlibat konflik. Misalnya apa yang diinginkan A? Apa yang diinginkan B? Dengarkan apa kata si A dan si B, dan pahami problemnya. Setelah jawaban terkumpul, rumuskan apa masalah yang sedang terjadi.

Pimpin tim Anda menuju suatu resolusi

Setelah rumusan masalah telah Anda buat, perhatikan dan cari ‘wilayah persetujuan’ bisa diseibut juga dengan irisan masalah dan solusi dari kedua belah pihak. Biarkan kedua belah pihak merenungkan masalah yang mereka hadapi. Kemudian pastikan wilayah perseteruan. Lalu, carilah solusi menang-menang, supaya semua pihak senang. Tentu saja, mesti ada kompromi di antara pihak-pihak yang bersitegang yang harus dapat diterima oleh kedua belah pihak. Yakinkan bahwa kompromi dan negosiasi memang harus dilakukan.

Ingat, kemampuan Anda untuk mengatasi konflik di dalam tim adalah kunci sukses kepemimpinan.

Great leaders are almost always great simplifiers who can cut through argument, DEBATE, and doubt to offer a solution everybody can understand. – Colin Powell –

 

 

 

 

Hotline Number :

Ibu Tri : 0877 7023 4445

Website : www.pesonahighland.co.id

Instagram : @pesonahighland 

Facebook : @pesonahighlandcamp

Published by

Q Hamdan Purwo Ngabei

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *